Powered by Blogger.
RSS
Container Icon
Showing posts with label KuLiner_JaLan2. Show all posts
Showing posts with label KuLiner_JaLan2. Show all posts

#Jelajah Gresik: Wisata Kuliner di Bebek Goreng Karunia

Sudah berjalan hampir enam bulan saya berdomisili di Kota Gresik, tapi gak ada satu pun tulisan yang mengangkat tempat saya tinggal sekarang. Sedikit demi sedikit saya akan mencoba menelusuri sekitar Gresik ini deh. Waktu posisi saya di Jogja nih ya (lahir dan besar di Jogja), dibandingkan dengan teman saya yang pendatang dari daerah lain biasanya malah lebih tau dan lebih jeli lho untuk tempat-tempat wisata, tempat makan, dll (wah,jadi malu ama kota kelahiran sendiri gak ngerti apa-apa :p). Nah, sekarang ini saya pengen memposisikan sebagai pendatang nih (ya emang pendatang -_-) yang bisa mengeksplor kota tempat saya tinggal sekarang. Ya, mau tempat wisatanya, tempat makannya, apa aja deh yang unik-unik. Cekidot ;).
Karena saya suka makan, jadi postingan pertama adalah tentang kuliner di Gresik hihihi. Oke baiklah, langsung saja, wisata kuliner pertama jatuh ke restoran “KARUNIA” atau temen saya yang asli Gresik bilangnya langsung “BEBEK KARUNIA”. Padahal di judul daftar menunya: ‘Ayam-Bebek Goreng Sambal Pencit’, tapi sepertinya menu “Bebek” lebih ditonjolkan di restoran ini, ditambah lagi gambar ‘2 bebek’ di daftar menunya sukses membuat daging bebek jadi primadona :D.


Restoran ini beralamatkan di jalan Veteran 110 A, Gresik. Gampangnya tuh ikutin aja jalan menuju Surabaya kalau dari arah Gresik, lurus terus sampai ketemu pom bensin terus putar balik, ikutin jalan teruuss, si “Bebek Karunia” ada di kiri jalan. Seperti yang udah saya jelaskan sebelumnya, di restoran ini selain menyediakan bebek, juga menyediakan ayam dan beberapa aneka masakan laut seperti udang, cumi-cumi, dan kerang. Langsung aja kita lihat daftar menunya di bawah ini:


Dan saat itu saya memesan nasi bebek goreng super (18k) dan minum es teh manis (3k).  Kalau kata temen saya sih, Bebek Karunia ini termasuk bebek yang paling enak di Gresik. Saya sih percaya aja sampai saya mencoba sendiri bebek ini...jreng jreng  jreng....daaaannnnn bebek ini emang maknyuss,,dagingnya empuk, bumbunya kerasa banget, sambelnya juga mantab ^^b. Jadi memang gak salah kata temen saya yang bilang bebek ini termasuk bebek yang paling enak di Gresik, tapi kalau saya belum bisa bisa bilang paling enak sih, kan belum nyobain daging ‘bebek-bebek’ yang lain :D. Kalau disuruh rekomendasi restoran ini dari bintang 1(*) sampai 5(*****), saya kasih **** deh J. Cuma satu yang disayangkan, porsinya dikit haha :P.  Yang belum pernah nyobain makan bebek ini, monggo dicobain, gak bakal nyesel deh :D.

Satu porsi nasi bebek goreng super
Es teh manis
Suasana tempat makannya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kulineran @Nasi Goreng Jan***


Jalan-jalan pertama saya dan teman-teman ke Surabaya sejak pertama kerja hingga sekarang adalah kulineran ^0^!!. Like usual, karena saya sukanya kulineran, pas banget nih diajakin kulineran ke tempat makan yang punya menu “gak biasa”. Hmm..sebenarnya menunya sih nasi goreng biasa, tapi yang membuatnya unik adalah nasi goreng tadi disajikan langsung dari wajan tempat penggorengannya, dan kita makannya ngambil langsung dari wajan tadi. Satu wajan bisa untuk 5-6 porsi. Karena kami ada 10 orang, jadi kami pesen dua wajan, dan masing-masing wajan untuk dimakan 5 orang. Oiya, restoran ini bertempatkan di Surabaya Plaza Hotel yang beralamatkan di Jalan Pemuda nomor 31. Restoran ini memang spesial menyajikan menu ini, kalau orang-orang bilangnya sih nasi goreng janc*k. Konon katanya, setelah makan nasi goreng ini, kita akan misuh-misuh ngomong janc*k karena kepedesan. Memang ada dua macam level, level pedas dan super pedas (istilah pastinya gak tau juga sih :p). Dan kami pun memesan yang level pedas yang menurut saya dan nampaknya teman-teman sudah cukup “pedas”. Tapi sebenarnya level kepedasan tiap orang kan berbeda-beda, karena mungkin kebetulan threshold pedas saya dan teman saya sekampung halaman è (sebut saja Ian :p) cukup tinggi, jadi kami makan pun gak sampai yang heboh gitu, bahkan saya bisa nambah 3x lhoo hahaha,, dan karena kebetulan sama-sama dari Jogja dan doyan pedes itu, sampai-sampai nama daerah dibawa-bawa deh hihihihihi :p.
Oiya, kami memesan paket mbledoz 1 (130k) dan paket mbledoz 2 (175k), bedanya hanya di jumlah pitcher es tehnya. Jadi kalau paket mbledoz 1 isinya 1 wajan nasi goreng + 1 pitcher es teh, nah kalau paket mbledoz 2 isinya 1 wajan nasi goreng + 2 pitcher es teh. Karena makannya rame-rame ya jatuhnya lumayan murah lohh :D.
Ini dia penampakannya:

1 wajan nasi goreng janc*k

Let’s review about the taste. Soal rasanya yaa..enak sih bumbunya lumayan, isinya juga bervariasi ada daging ayam, telur orak-arik, telur dadar, lalapan, kerupuk, cabe, dll (sorry lupa apalagi hehe). Yang disayangkan hanya satu: kerupuknya CUMA ADA SATU!! Padahal satu wajan bisa dimakan untuk 5-6 orang -___-. Trus minumannya sih es teh biasa yaa dengan es batu yang buanyaakk (untuk meredam rasa pedas mungkin????). Foto 1 pitcher es teh kayak gini nih:


Kalau suka pedesnya nanggung-nanggung, bisa menghabiskan minuman banyak nih (jangan-jangan 1 pitcher bisa habis di gelonggong ^^v). Overall seru deh makan di sini, worth it lah antara harga, rasa, ‘n viewnya. Enjoy eating here yaaa ^0^,,,
Terakhir, ini dia foto para pelaku yang menghabiskan nasi goreng janc*k hihihihi


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Brunch Time @Kedai Boba

Kedai makan di Jogja banyak, kedai minuman juga gak kalah banyak! Dari mulai susu, teh susu, ice blended, semuanyaaa ada! Salah satunya KEDAI BOBA, kedai minuman+snack yang saya cobain seusai tes cpns hari minggu lalu. Karena waktu menunjukkan pukul 11-an, belum masuk lunch time, jadi brunch time dulu :).
Tempat ini beralamatkan di Jl. Kapten P. Tendean No.27, Yogyakarta. Gampangnya, dari perempatan wirobrajan terus ke selatan sampai ±200 m, seberang OLIVE. Nah KEDAI BOBA ada di kiri jalan. Tempatnya sih gak terlalu besar, tapi cukup nyaman buat nongkrong. Interiornya juga unik, dari meja-kursi dan tatanan ruangnya, kombinasi antara warna putih dan hijau yang menyegarkan :D.


Akibat tes yang cukup menguras energi ditambah cuaca yang cukup panas, minum  ice blended di KEDAI BOBA emang nyegerin banget. Akhirnya saya pun memesan Boba ice rasa mocca with yellow jelly topping (8k). Karena laper juga, saya pun memesan Chicken bowl (10k) dan french fries with balado flavor (7,5k) :9. Menu yang saya pilih pas banget untuk brunch time :D. Variasi flavor dari ice blended-nya cukup banyak, chocolatte, vanilla latte, mocca, dll. Walaupun variasi snack-nya gak sebanyak variasi flavor ice blended-nya, tapi pilihannya enak-enak lho. Seperti yang saya pesen ada french fries dengan beberapa macam bumbu, rice bowl, dan satu yang menarik perhatian saya yaitu crispy bread (kalo gak salah namanya itu :p), tapi sayang belum sempet nyobain crispy bread-nya. Maybe next time ;). Ini dia penampakannya:
Boba ice mocca with yellow jelly topping
Rice bowl
French fries bumbu balado

Untuk review rasanya nih. Boba ice rasa mocca-nya nyegerin banget, rasa moccanya juga manteb, ditambah yellow jelly-nya tambah oke! Pas banget kayak tagline di cover gelasnya “boba ice freshen up your day” :D :D.
Rice bowl-nya juga gak kalah enaknya, porsinya sih gak terlalu gede, tapi rasanya oke punya, bumbunya kerasa banget, dan yang jelas banyak sayurannya :D. Sedangkan french fries-nya standar sih rasanya dimana-mana hampir sama, yang buat beda ya bumbu baladonya yang gak kalah nikmatnya juga.

Overall, recommended deh menu-menunya ^^b

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menu Makan Siang di Dapur Sambal Cabang Godean

Siang ini emang sengaja pingin makan di luar coz gak sempet makan di rumah. Karena emang perut udah keroncongan sehabis cari-cari tempat tes cpns, sampailah saya dan Ledy ke Dapur Sambal. Dapur Sambal yang kami sambangi adalah cabang Godean, tepatnya ada di jalan Godean km 5, kalo dari arah timur, tempatnya ada di kanan jalan, sebelah Kantor Pegadaian. Kami merupakan pelanggan pertama di sana karena restorannya baru buka (sekitar jam 11.30-an).
Dan langsung aja saya pesen beberapa jenis makanan, antara lain: nila bakar (7k), terong crispy (3,5k), ca kangkung (3,5k), nasi putih (2,5k), sambal goyang lidah (1k). Untuk dessert-nya saya pesen crepes 2 rasa: coklat dan keju (4k). Dan terakhir minumannya adalah es jeruk (3k).
Datanglah beberapa makanan utama yang telah dipesan:
Nila bakar
Terong crispy
Ca kangkung
Sambal goyang lidah

Overall rasanya enak, apalagi terong crispynya MANTEB!! Kalau sambal goyang lidah menurut saya sepertisambal bawang mentah yang ditambah daun jeruk gitu, pedesnya nonjok banget (nyampe malem berasa pedesnya :O). Kalau es jeruknya standar sih yaa seger cuma sayang kurang manis dikit.
Setelah semua makanan utama habis, barulah crepes-nya datang. Ini dia penampakan si crepes kriuk-kriuk dua rasa (coklat dan keju):

Crepes rasa coklat & keju

Alhamdulillahhh.. semuanya enak, semuanya pas di kantong, juga pas di mulut hehehehe ^^b.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kote-Kote Okonomiyaki

Berawal dari postingan ini, Mbak Dian ngajakin saya nyobain “soba mie” versi Indonesia, kami ingin tahu apakah soba mie di Indonesia juga terbuat dari gandum kuda atau bukan. Dan setelah sekian lama akhirnya kesampaian juga mampir ke tempat ini untuk mencicipi yakisoba & okonomiyaki. Yaki sendiri berarti goreng, jadi soba mie yang kami cobain adalah soba mie goreng/ yakisoba. Sedangkan okonomiyaki merupakan semacam “martabak versi jepang”, isiannya antara lain: potongan kubis, daun bawang, daging (bisa daging apa saja), mayonaise, katsuoboshi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai okonomiyaki bisa lihat di link ini :D :D.
Oke deh, nama tempat ini adalah Kote-Kote Okonomiyaki. Alamatnya ada di Terban GK V no. 25, gampangnya ada di belakang apotek UGM, masuknya lewat selatan apotek UGM ada gang+gapura cuzz masuk sampai nemuin warung kecil dengan tulisan hiragana (kote-kote). Dari depan emang tempatnya ala-ala warung jepang gitu, ada tirainya, kita tinggal masuk melewati dua tirai tadi. Tempat duduknya sayangnya terbatas, jadi hanya ada sekitar 4-5 meja saja. Lalu tempat chef-nya masak mirip kayak di Jepang, dekat dengan tempat duduk pengunjung, jadi kita bisa lihat pembuatan makanan secara langsung. Begini ni fotonya:
Tempat chef-nya masak bisa kita lihat langsung

Makanan yang ditawarkan antara lain okonomiyaki dengan berbagai macam topping dari daging sapi, daging ayam, udang, cumi-cumi, keju, dan katsuoboshi (untuk topping katsuoboshi karena emang okonomiyaki biasanya sudah ditaburi katsuoboshi, jadi pelanggan yang memilih topping ini akan ditambahin ekstra katsuoboshi). Menu okonomiyaki juga ada dua macam, yaitu okonomiyaki ala Hiroshima dan ala Osaka. Untuk versi Hiroshima ada tambahan “mie”-nya, kalau versi Osaka gak ada. Kita juga bisa pilih okonomiyakinya mau yang ukuran besar, sedang, atau kecil (tergantung ukuran perut :P). Ada juga menu yakisoba. Untuk pilihan variasi menunya sedikit karena warung makan ini memang khusus menyediakan okonomiyaki (bisa dilihat dari nama warungnya lhoo ~> kote-kote okonomiyaki :D). Untuk minumannya juga cuma ada es teh dan air mineral saja.
Daftar menu

Dan kami pun memesan @yaki soba (20k) dan okonomiyaki versi hiroshima ukuran sedang (15k) dengan tambahan topping daging sapi (10k). Karena 1 (satu) porsi yaki soba yang cukup banyak, okonomiyakinya kami pesan satu untuk berdua. Minumannya kami memesan es teh. Sempat lihat pembuatannya yang ada di sebelah kami sambil mengobrol ngalor-ngidul, akhirnya pesanan kami pun dataanngg. Alhamdulillah...saatnya icip-icip dan makan :9.
Menu pesanan kami pun datang :D

Untuk yakisobanya ternyata bukan menggunakan gandum kuda seperti waktu saya makan di Jepang, melainkan menggunakan gandum biasa seperti mie-mie pada umumnya (waktu itu gak tanya langsung sih, tapi lihat penampakannya emang kayak mie-mie biasa :p). Untuk rasanya lumayan, tapi agak cenderung manis dan didominasi oleh mayonaisenya, bumbu ala Jepangnya langsung kerasa waktu dimakan pertama kali :D. Terus untuk okonomiyaki, kebalikan ma yakisoba, bumbunya kurang kerasa, yang ada kebanyakan kubis dan dapet kubis yang agak pahit pula :O!! Paling enak makan okonomiyakinya sambil dicocolin saus yang ada di pinggir-pinggir si okonomiyaki :D. Yang disayangkan waktu minum es teh gak ada sedotannya, padahal itu es teh (apa pas lagi habis ya sedotannya?), jadi kami minumnya nyeruput langsung dari gelasnya. But, it’s ok. Lain kali bolehlah nyobain ke sana lagi ^^b.
Yakisoba
Okonomiyaki

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kedai Organik Kolondjono

Bulan ramadhan kemarin akhirnya bisa mampir juga di resto tantenya temen yang dia magang pula disana, nama restonya KEDAI KOLONDJONO. Resto ini menyediakan makanan organik, so kalo mau hidup sehat, bolehlah makan di sini :D. Resto ini terletak di Jl. Nusa Indah Gg. Narada 37 Gandok Deresan Jogja. Gampangnya, dari percetakan Kanisius ke arah utara, teruuss sampai ketemu pertigaan, di sebelah kiri persis pertigaan tadi ada perumahan, nah Kedai Kolondjono ada di pojokan perumahan itu :D. Yang disayangkan kalo mau pesen makanan di daftar menu, gak semua menu bisa dinikmati setiap hari, coz menu tertentu hanya tersedia di hari tertentu juga. Untuk suasananya cukup cozy, jadi rumah yang dibuat ala ala kafe gitu, meja-kursinya kayu, ada wifi & tv kabelnya juga :).  
Suasana Kedai Kolondjono

Karena waktu itu hari Jumat, jadi saya memesan Nasi Kalong (21k), sedangkan Via yang barengan buka puasa memesan Spagetti tofu mushroom (15k). Oiya karena waktu itu bulan ramadhan, maka kami dapet free kurma ‘n teh anget, lumayan buat berbuka :). Minumannya saya pesen orange juice (11k). Kalo Via gak pesen, dah dapet free teh katanya :P.
Daftar menu

Agak lama nungguin makanan kami dateng, untung dapet free kurma ‘n teh anget, ditambah lagi saya ‘n Via ngobrol ngalor-ngidul, jadi ya gak kerasa lama-lama amat nunggunya :P. Akhirnya makanan kami pun dateng juga :D. Untuk nasi kalong isinya: nasi hitam (semacam nasi gurih yang dicampur kluwak jadi warnanya item), telur bumbu bali,tempe bacem, sate tahu, ikan asin, sambal kalong, kerupuk, ‘n lalapan (komplit-plit banget), rasanya njawani banget deh, yang paling enak sate tahunya :9. Lalu nyicip spaghettinya enak, kejunya kerasa banget ‘n banyak trus juga ada rempah-rempahnya, nikmat :D. Sedangkan orange juice-nya sayang agak encer ‘n kurang manis dikit.
Nasi kalong
Spaghetti Tofu Mushroom
Orange juice

Akhir kata: coba dapet diskonan ma Arfi makan di situ *just kidding :p

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kulineran @Valley Bambu Resto di Malam Hari

Alhamdulillah sebelum puasa bulan lalu dapat rejeki alias dapet traktiran temen yang udah dapet kerjaan, sebut saja Ncie. Pas banget dia lagi training di Jogja, lalu saya dan Distya diajak ketemuan deh buat ngobrol-ngobrol bareng :). Kami bertiga makan di Kompleks Wisata Kuliner Pringwulung yang terletak di Jalan Manggis, Pringwulung, Depok, Sleman. Kalau gampangnya bagi yang tau OB (Outlet Biru) terus ke selatan sampai ketemu pertigaan, belok kanan. Lalu terus ikuti jalan, nanti di kanan jalan tampak banyak tempat makan, nah itu dia Kompleks Wisata Kuliner Pringwulung :D. Dari berbagai macam restoran yang ada di sana, akhirnya kami memilih Restoran Valley Bambu.
Kami sampai di sana sekitar pukul 8 malam, setelah mondar-mandir kesana-kemari yang agak merepotkan si waiter karena bingung memilih tempat makan antara mau lesehan di pondok bambu, lesehan di pinngir kolam, maupun di meja biasa yang letaknya di jembatan di atas kolam :p. Dan akhirnya diputuskanlah kami duduk di meja di atas jembatan, ditemani cahaya lampu-lampu temaram yang menambah suasana romantis kalo lagi bareng pasangan hihihi. Emang sih, kami gak salah memilih tempat tersebut :D.
Karena waktu yang sudah menunjukkan pukul 8 lebih dan kondisi perut yang masih kosong, si empunya gawe mempersilakan kami untuk memesan appetizer, main course, dan dessert. Mantabbzz!! Hehehe. Kalau saya, appetizernya memilih cream of mushroom (8k), main coursenya fillet valley favourite (23k), dessertnya roti bakar valley rasa strawberry (7k), dan minumannya soda jeruk (harga lupa :p). Secara keseluruhan harga makanan-minuman di resto ini berkisar antara 5000-35000 rupiah.
Menu makanan

Tak berapa lama, appetizer kami pun datang, jreng-jreng:
Cream of mushroom

Pertama kali mencicipinya, hmm langsung kerasa anget di badan apalagi pas malem-malem gini. Sumber panas ini berasal dari si merica yang emang kerasa pedes pas masuk mulut, tapi hangat di dalam :), nikmat deh :9. Jamurnya juga oke punya ditambah kuah sup yang agak kental. Yang saya gak habis pikir adalah rasa sup ini yang udah pedes dari merica, eh masih dikasih sambel kecap :O.
Next, sebelum appetizer kami habis, main course udah nyusul duluan. Fillet valley favourite, irisan steak daging sapi yang ditaburi parutan keju cheddar+ jagung, ditambah kentang goreng, sayuran, dan sambal. Waktu pertama kali mencoba mengiris daging steaknya, pertanyaan saya dan Ncie sama, “Ini dagingnya yang alot apa pisaunya yang tumpul ya?” karena pisau yang digunakan emang gak recomended buat motong steak karena setau saya pisau macam ini biasa digunakan buat ngolesin mentega di roti tawar :p. Dan setelah masuk ke mulut, ternyata emang dagingnya yang agak alot L. Untuk bumbunya juga agak terlalu manis, kentang gorengnya juga agak keras, yang paling menolong ya cuma sayurannya aja, tapi nyatanya habis juga :P.
Fillet valley favourite

Dan yang terakhir adalah dessert kami yang datang hampir bersamaan dengan main course, jadinya udah dingin dan agak keras roti bakar valley-nya, ditambah lagi perut udah agak kenyang L. Untuk minuman yang saya pesan, soda jeruk rasanya seger, cocok di mulut saya deh :D.
Roti bakar valley strawberry

Soda jeruk

Secara keseluruhan bolehlah makanannya, harganya juga lumayan. Yang paling menarik dan menjual emang suasananya, jadi kalau mau syawalan (mumpung lagi bulan syawal) di siang hari tempat ini bisa jadi salah satu tempat pilihan ;).
Foto bareng Distya, Ncie di ayunan deket tempat kasir :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kulineran Pasta Lagi! @Omah Pasta Jogja


Yuk mari kulineran pasta lagi. Setelah kulineran pasta di Negeri Sakura, sekarang gilirannya nyobain pasta tapi di negara sendiri, khususnya di Kota Jogjakarta. Pasta emang lagi booming-boomingnya di Jogja, dari harga murah ampe harga mahal semuanya ada. Kalau resto yang satu ini bisa dibilang “kelas menengah” lah :D. Bertempat di jalan Tamansiswa 56, bersebelahan persis dengan Hotel D’Cokro, sebelah kanan jalan kalau dari arah utara ntar keliatan plang “Omah Pasta” seperti gambar di atas.
Waktu itu saya emang lagi janjian ketemuan sama temen SMA saya, sebut saja Ifah, Nana, dan Cindy. Karena Cindy yang tak kunjung datang akibat ada tambahan kuliah seusai jaga sebagai asdos, akhirnya kami bertiga memesan makanan duluan. Berbagai macam pasta berupa spaghetti, macaroni, fettucini, dll ada. Waktu itu saya memesan cheesy freezy (20k), sedangkan Ifah dan Nana memesan bolognese (17k).  Untuk minuman saya memesan shirley temple, dan lagi-lagi pesanan Nana & Ifah sama yaitu dark choco frappe. Oiya kata waiter-nya kalo pesen cheesy freezy agak lama datengnya coz masaknya emang cukup lama (oke deh, untung saat itu saya lagi gak laper-laper banget :D).
Untuk tempatnya ada indoor dan outdoor. Untuk outdoor tentunya masih ada atapnya, cuma di luar ruangan aja sama kayak tempat masaknya/ dapurnya yang letaknya juga di luar ruangan. Sedangkan yang indoor saya kira ber-AC karena pintu penghubung antara indoor-outdoor ditutup, eh ternyata enggak -_-. Suasana indoor seperti resto-resto di hotel gitu, ada meja prasmanannya juga, jadi kayaknya bagian indoor ini bagian restonya si Hotel D’Cokro deh coz emang tempatnya bisa dibilang satu komplek ma Hotel D’Cokro, cuma sebelahan doank. Selain itu juga ada layar lcd-nya, bisa buat presentasi seminar juga mungkin yak.
Suasana indoor

Oke deh, akhirnya pesanan kami pun datang. Untuk cheesy freezy merupakan pasta maccaroni dengan taburan keju gitu di atasnya. Rasanya so-so lah, bagian pasta yang kena taburan keju jelas enak, kejunya kerasa, tapi bagian yang gak kena taburan keju jadi biasa aja. Sedangkan bolognesenya rasanya lebih enak, bumbunnya lebih kerasa ditambah rasa dari taburan kejunya juga. Untuk minumannya, shirley temple yang saya pesan merupakan minuman soda, rasanya mirip-mirip fruit punch gitu, seger deh. Kalau dark choco  frappe, semacam coklat milkshake dengan taburan oreo di atasnya, enak juga rasanya :D.
Makanan yang kami pesan
Minuman yang kami pesan
Giliran kami dah mau selesai makan, barulah si Cindy dateng -_-, pesenannya juga sama lagi, cheesy freezy & vanilla frappe (vanilla frappe mirip dengan dark choco cuma ini rasa vanilla). Hahaha, dan perkiraan makan buat empat orang yang sekitar 100ribuan lebih ternyata di bawah 100 ribu, murah kaann?? Kenapa-kenapa bisa begitu? Ternyata Omah Pasta lagi ada promo, buat pembelian satu macam pasta, gratis minuman satu (harga minuman sekitar 10-15 ribuan). Dan promo ini berlaku setiap hari Senin-Kamis pukul 13.00-17.00. Tapi sayangnya saya makan di sini bulan Juni lalu, entah bulan ini masih promo atau enggak, lagipula sekarang juga bulan Ramadhan kan, jam bukanya pasti juga beda, hehe. Yaa, bolehlah jadi salah satu pilihan tempat buber :).
Daftar menu makanan

Daftar menu minuman

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...