Powered by Blogger.
RSS
Container Icon

#Jelajah Gresik: Wisata Kuliner di Bebek Goreng Karunia

Sudah berjalan hampir enam bulan saya berdomisili di Kota Gresik, tapi gak ada satu pun tulisan yang mengangkat tempat saya tinggal sekarang. Sedikit demi sedikit saya akan mencoba menelusuri sekitar Gresik ini deh. Waktu posisi saya di Jogja nih ya (lahir dan besar di Jogja), dibandingkan dengan teman saya yang pendatang dari daerah lain biasanya malah lebih tau dan lebih jeli lho untuk tempat-tempat wisata, tempat makan, dll (wah,jadi malu ama kota kelahiran sendiri gak ngerti apa-apa :p). Nah, sekarang ini saya pengen memposisikan sebagai pendatang nih (ya emang pendatang -_-) yang bisa mengeksplor kota tempat saya tinggal sekarang. Ya, mau tempat wisatanya, tempat makannya, apa aja deh yang unik-unik. Cekidot ;).
Karena saya suka makan, jadi postingan pertama adalah tentang kuliner di Gresik hihihi. Oke baiklah, langsung saja, wisata kuliner pertama jatuh ke restoran “KARUNIA” atau temen saya yang asli Gresik bilangnya langsung “BEBEK KARUNIA”. Padahal di judul daftar menunya: ‘Ayam-Bebek Goreng Sambal Pencit’, tapi sepertinya menu “Bebek” lebih ditonjolkan di restoran ini, ditambah lagi gambar ‘2 bebek’ di daftar menunya sukses membuat daging bebek jadi primadona :D.


Restoran ini beralamatkan di jalan Veteran 110 A, Gresik. Gampangnya tuh ikutin aja jalan menuju Surabaya kalau dari arah Gresik, lurus terus sampai ketemu pom bensin terus putar balik, ikutin jalan teruuss, si “Bebek Karunia” ada di kiri jalan. Seperti yang udah saya jelaskan sebelumnya, di restoran ini selain menyediakan bebek, juga menyediakan ayam dan beberapa aneka masakan laut seperti udang, cumi-cumi, dan kerang. Langsung aja kita lihat daftar menunya di bawah ini:


Dan saat itu saya memesan nasi bebek goreng super (18k) dan minum es teh manis (3k).  Kalau kata temen saya sih, Bebek Karunia ini termasuk bebek yang paling enak di Gresik. Saya sih percaya aja sampai saya mencoba sendiri bebek ini...jreng jreng  jreng....daaaannnnn bebek ini emang maknyuss,,dagingnya empuk, bumbunya kerasa banget, sambelnya juga mantab ^^b. Jadi memang gak salah kata temen saya yang bilang bebek ini termasuk bebek yang paling enak di Gresik, tapi kalau saya belum bisa bisa bilang paling enak sih, kan belum nyobain daging ‘bebek-bebek’ yang lain :D. Kalau disuruh rekomendasi restoran ini dari bintang 1(*) sampai 5(*****), saya kasih **** deh J. Cuma satu yang disayangkan, porsinya dikit haha :P.  Yang belum pernah nyobain makan bebek ini, monggo dicobain, gak bakal nyesel deh :D.

Satu porsi nasi bebek goreng super
Es teh manis
Suasana tempat makannya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Edisi Mbolang #5: Perjalanan Dadakan ke Negeri Seribu Satu Larangan

Jumat, 7 Maret 2014. Edisi mbolang #5 saya versi dadakan nih :D. Jadi ceritanya berawal dari acara training bankir kakak saya di Singapore. Awalnya Ibu saya yang ditawarin nyusul ke Singapore, tapi berhubung Ibu saya gak bisa ikut, saya iseng aja langsung protes ke kakak saya kenapa saya gak ikutan ditawarin nyusul ke sana. Dan langsung saja kakak saya bilang, “Kalau mau nyusul ya nyusul aja tapi beli tiket sendiri”. Wah ditawarin nyusul ya saya langsung sumringah, cuzz langsung cari tiket promo. Sebenernya agak galau juga sih waktu fixed mau memutuskan jadi nyusul atau gak, alasannya karena bulan ini saya mau ikutan les toefl, jadi butuh pengeluaran extra juga. dan setelah mempertimbangkan dari segala aspek (salah satu pertimbangannyannya saya cuma butuh modal tiket ama uang saku aja buat ke Singapore, akomodasi udah ditanggung kantor kakak saya *nebeng ceritanya :p*, karena salah satu anggaran terbesar saat kita traveling adalah di bagian akomodasi, betul tidak??), akhirnya saya putuskan untuk nyusul ke Singapore!! \^.^/. Emang asyiknya traveling ke negara ASEAN adalah gak perlu pake visa, jadi mau beli tiket 2 jam sebelumnya juga bisa (ekstremnya sih gitu :p). Dan tampaknya memang saya lagi beruntung, dapet tiket PP direct Surabaya - Singapore 1 jutaan aja, Alhamdulillah :D. Yang ngerasa nyesek adalah transport Gresik-Surabaya (Bandara Juanda) + airport tax yang agak menguras biaya. Coba bayangin, naik taksi dari Gresik- Juanda sampai 200ribuan ditambah macet di jalan selama 2 jam T_T , untung aja flight saya jam 9.45 pm. Oke baiklah, kedongkolan yang lain adalah saat mau checking barang. Saya tahu sih kalau perjalanan luar negeri ada maksimal batasan barang bawaan berupa cairan yang boleh dibawa di kabin pesawat (hanya 100ml kalau gak salah). Tapi yang perlu digarisbawahi adalah waktu itu saya menganggap ‘cairan’ hanyalah  air minum (titik), tidak mempertimbangkan kalau beberapa kosmetik saya juga banyak yang berbentuk cairan. Alhasil, pindah deh tu pembersih, penyegar, cairan softlens, dan kawan-kawannya ke tangan petugas checking barang T.T. Tapi semua kedongkolan tadi tergantikan dengan bertemunya dengan salah satu artis senior Indonesia Jajang C. Noer di toilet :p.
Foto dengan artis senior, Jajang C. Noer

Perjalanan udara Surabaya – Singapore ditempuh dalam waktu ±2 jam saja. Berangkat pukul 9.45pm waktu Indonesia, sampai di Singapore pukul 1.05 am waktu setempat tentunya. Perbedaan waktu Indonesia – Singapore  1 jam. Pertama kali mendarat di “Negeri Seribu Satu Larangan” ini saya langsung disuguhkan pemandangan menawan dari Changi International Airport yang katanya merupakan bandara terbaik di dunia tahun 2013 versi skytrax. Dan dari beberapa bandara internasional yang pernah saya datangi, Changi International Airport memang okelah ;). Baiklah, karena gak ada bagasi, jadi setelah keluar bagian imigrasi saya langsung disambut lambaian tangan kakak saya dari kaca luar bagian kedatangan penumpang :D. Fiuhh...finally Singapore!! Menikmati keindahan malam ibukota Singapore dari dalam taksi, sepiii (dini hari sih -_-) sampai akhirnya kami tiba di hotel untuk istirahat persiapan jalan-jalan keesokan harinya ^,^/.
Changi International Airport

Sabtu, 8 Maret 2014. Yehaaa...saatnya berkeliling Singapore!! Setelah selesai sarapan, saya langsung diajak kakak saya menukar uang rupiah yang saya bawa dengan SIN$ (maklum, waktu di Indonesia belum sempet tuker valas). Oke, setelah menukar rupiah dengan valas setempat, akhirnya perjalanan pertama kami adalah ke Orchard Road. Oiya selama di Singapore, transportasi yang kami gunakan adalah menggunakan kereta MRT (Mass Rapid Transit), kalo gak mau nyasar memang harus punya peta negara ini sih, jadi waktu naik MRT gak bingung-bingung amat mau ke tempat tujuan. Orchard Road merupakan pusat retail dan hiburan di Singapore. Banyak mal-mal megah dengan berbagai toko yang menjual barang-barang branded di sini. Memang surganya para sophaholic. Tapi saya dan kakak saya cukup berjalan santai saja di jalanan ini tanpa ikutan belanja sambil berfoto-foto ria :D. Satu hal yang tidak boleh ketinggalan ketika berada di sini adalah mencicipi jajanan khas di sini yaitu es krim kotak (apalah ya namanya itu :p). Sebenarnya sih seperti es krim tong-tong biasa yang terlapis oleh roti tawar, hanya bedanya ia berbentuk kotak padat dengan rasa yang cukup beragam. Beberapa rasa es krim itu antara lain coklat, durian, choco chip, kacang merah, jagung manis, peppermint, mangga, dsb. Satu porsi es krim kotak seharga 1$ saja. Setelah puas menikmati es krim, kakak saya mengajak ke salah satu mal yang menjajakan popcorn yang katanya cukup terkenal di situ. Kalau kata kakak saya sih gak afdol kalau ke Singapore gak nyobain tuh popcorn. Nama popcorn tersebut adalah Garret Popcorn yang ada sejak tahun 1949!! :O. Memang terasa beda dengan popcorn biasanya, popcorn dengan rasa keju yang pekat dan karamel yang menggoda hmmhh :9. Akhirnya saya pun membawa 2 bungkus medium Garret popcorn seharga @8$. Selepas berjalan-jalan di Orchard Road, tujuan kami berikutnya adalah ke patung Merlion alias patung singa yang menjadi ikon negara ini, jadi jangan sekali-kali ngaku pernah ke negara ini kalau belum ke tempat ini hahahaha. Tapi jujur sebelum sampai di tempat ini ekspektasi saya berlebih tentang ukuran patung ini, tapi setelah sampai langsung di tempatnya saya agak kecewa karena ternyata ukuran patung ini tidak sesuai dengan ekspektasi saya. Ya sudahlah yaa..yang penting bisa foto-foto :D :D. (Fyi, masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya sepeser pun seperti tiket masuk atau semacamnya). Dan akhirnya sampailah di tujuan akhir dari perjalanan kami: China Town!! Di sini adalah gudangnya oleh-oleh murah. Beberapa gantungan kunci, tas, dan coklat masuk ke tas belanjaan J. Dan setelah puas membeli oleh-oleh, ishoma, kami pun kembali ke hotel.
Sayangnya mbolang kali ini cuma satu hari satu malam saja, jadi masih banyak tempat yang belum dikunjungi seperti Universal Studio, Gardens By the Bay, dsb. Ya maybe next time kalau ada rejeki J.

Orchard Road
Es krim “kotak” dan Garret popcorn
Foto berbackground patung Merlion 
Berbelanja di China Town

Tips mbolang #5: selama perjalanan mbolang kali ini saya menggunakan flat shoes. Flat shoes ≠ jalan jauh. Yang ada adalah kaki saya lecet, memakai kaos kaki bisa sedikit membantu sih. Untuk perjalanan sering 'jalan kaki' lebih baik menggunakan sneaker atau sepatu sport agar lebih nyaman J. Happy Mbolang ;).    

Beberapa sumber tulisan: satu, dua, tiga, dan empat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kulineran @Nasi Goreng Jan***


Jalan-jalan pertama saya dan teman-teman ke Surabaya sejak pertama kerja hingga sekarang adalah kulineran ^0^!!. Like usual, karena saya sukanya kulineran, pas banget nih diajakin kulineran ke tempat makan yang punya menu “gak biasa”. Hmm..sebenarnya menunya sih nasi goreng biasa, tapi yang membuatnya unik adalah nasi goreng tadi disajikan langsung dari wajan tempat penggorengannya, dan kita makannya ngambil langsung dari wajan tadi. Satu wajan bisa untuk 5-6 porsi. Karena kami ada 10 orang, jadi kami pesen dua wajan, dan masing-masing wajan untuk dimakan 5 orang. Oiya, restoran ini bertempatkan di Surabaya Plaza Hotel yang beralamatkan di Jalan Pemuda nomor 31. Restoran ini memang spesial menyajikan menu ini, kalau orang-orang bilangnya sih nasi goreng janc*k. Konon katanya, setelah makan nasi goreng ini, kita akan misuh-misuh ngomong janc*k karena kepedesan. Memang ada dua macam level, level pedas dan super pedas (istilah pastinya gak tau juga sih :p). Dan kami pun memesan yang level pedas yang menurut saya dan nampaknya teman-teman sudah cukup “pedas”. Tapi sebenarnya level kepedasan tiap orang kan berbeda-beda, karena mungkin kebetulan threshold pedas saya dan teman saya sekampung halaman è (sebut saja Ian :p) cukup tinggi, jadi kami makan pun gak sampai yang heboh gitu, bahkan saya bisa nambah 3x lhoo hahaha,, dan karena kebetulan sama-sama dari Jogja dan doyan pedes itu, sampai-sampai nama daerah dibawa-bawa deh hihihihihi :p.
Oiya, kami memesan paket mbledoz 1 (130k) dan paket mbledoz 2 (175k), bedanya hanya di jumlah pitcher es tehnya. Jadi kalau paket mbledoz 1 isinya 1 wajan nasi goreng + 1 pitcher es teh, nah kalau paket mbledoz 2 isinya 1 wajan nasi goreng + 2 pitcher es teh. Karena makannya rame-rame ya jatuhnya lumayan murah lohh :D.
Ini dia penampakannya:

1 wajan nasi goreng janc*k

Let’s review about the taste. Soal rasanya yaa..enak sih bumbunya lumayan, isinya juga bervariasi ada daging ayam, telur orak-arik, telur dadar, lalapan, kerupuk, cabe, dll (sorry lupa apalagi hehe). Yang disayangkan hanya satu: kerupuknya CUMA ADA SATU!! Padahal satu wajan bisa dimakan untuk 5-6 orang -___-. Trus minumannya sih es teh biasa yaa dengan es batu yang buanyaakk (untuk meredam rasa pedas mungkin????). Foto 1 pitcher es teh kayak gini nih:


Kalau suka pedesnya nanggung-nanggung, bisa menghabiskan minuman banyak nih (jangan-jangan 1 pitcher bisa habis di gelonggong ^^v). Overall seru deh makan di sini, worth it lah antara harga, rasa, ‘n viewnya. Enjoy eating here yaaa ^0^,,,
Terakhir, ini dia foto para pelaku yang menghabiskan nasi goreng janc*k hihihihi


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Satu Bulan di Dodik Belanegara :)


Better late than never. Yah, sudah dua minggu ini sejak saya selesai melaksanakan SUSBINTAL seperti yang saya ceritakan di postingan lalu. Susbintal sendiri merupakan kepanjangan dari Kursus Pembinaan Mental, yah bisa dibilang semacam akademi militer gitu lah. Waktu saya tahu kalau sebelum masuk kerja harus ikut susbintal semacam itu yang ada dipikiran saya antara kepo, penasaran, ngeri, pingin ngerasain, dsb, pokoknya campur aduk deh. And you know what semalam sebelum hari H datang, saya sebegitu semangatnya ingin segera esok tiba, tapi di saat beberapa jam sebelum bis kami berangkat tiba-tiba nyali saya ciut yang dibuktikan dengan keringat dingin, kaki gemetar, dan perut mules #lebay XP (ya pokoknya jadi ngeri tiba-tiba lah). But the show must go on, mau gak mau harus dijalani.
Akhirnya setelah perjalanan sekitar dua jam dari Gresik menuju Malang, kami pun tiba di DODIK BELANEGARA RINDAM V / BRAWIJAYA. Ini dia gapura depannya:

Gapura luar Dodik Belanegara (sumber: klik)

Yeaahh, setibanya di sana kami langsung disuruh cek kesehatan (cek tensi ‘n ditanyain riwayat sakit/ penyakit). Kegiatan full baru benar – benar dimulai keesokan harinya setelah upacara pembukaan.  Oke, di sini judulnya adalah: FULL OF RULES!! Dari bangun tidur sampai tidur lagi semuanya diatur. Makan, mandi, olahraga, sampai melipat baju pun diatur. Oke sih buat melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab kita, tapi yang saya rasa enggak banget adalah lari di siang hari sebelum makan! Masih mending kalo jadwal lari sehabis subuh, tapi ini disuruh lari panas-panas (jam 12-an) dalam kondisi belum makan, dan bikin kulit gosong!! (*sebenernya yang perlu digarisbawahi adalah yang bikin kulit gosong, hehehe). Nah itu tadi jadwal lari udah hampir kayak jadwal minum obat aja (2x sehari, untung gak 3x sehari -_-a).
Memang sih, di awal-awal minggu masih butuh penyesuaian ini itu, tapi kenyataannya di minggu-minggu belakangan saya sudah mulai menikmatinya hahaha. Apalagi di minggu ke-4 alias minggu terakhir. Udah gak ada materi, jadinya tinggal main-main aja. Best moments ada di minggu ke-4 ini, dari caraka malam, outbond, pengenalan senjata, war games, air soft gun.. aaakkk,,, jadi pengen lagiii!!! I’ll be miss that moments so bad T_T . Nostalgia lagi ya cuma liat foto-fotonya aja.

Pembacaan peta, outbond, yel-yel
Pengenalan dan perakitan senjata
Yongmoodo

*Yongmoodo merupakan seni beladiri asal Korea Selatan yang digunakan oleh TNI AD sebagai sarana beladiri militer

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wajah Orang Jepang Bisa Dilihat dari Alisnya??

Suatu ketika saya bertanya pada teman saya

A         : “Kamu tau beda wajah orang jepang ma orang korea gak?”
D         : ”Alisnya bukan? Kayaknya alisnya naik gitu deh”

Yaa..untuk membedakan antara wajah orang Asia, khususnya wajah orang jepang dan orang korea terletak pada alisnya. Alis orang jepang biasanya naik, jadi kalau diperhatikan baik-baik seolah-olah orang tersebut galak karena bentuk alisnya yang naik.
Contoh wajah orang jepang

Kemudian saya melakukan sedikit observasi kecil-kecilan mengenai masalah “alis” ini. Sebenarnya observasi ini saya lakukan setelah adanya obrolan ringan dengan pacar sepupu saya saat family gathering tentang keponakan saya + ayah bundanya yang baru pulang dari Jepang. Sekilas obrolannya begini:

D         : “Mbak, dek Alvard wajahnya kayak orang jepang ya, liat aja tuh alisnya”
A         : “Eh iya ya, baru nyadar mbak. Apa gara-gara lahir di Jepang terus mukanya jadi mirip orang jepang gitu yaa??”

Ok Skip. Langsung aja deh saya liatin wajah keponakan saya yang alisnya mirip orang jepang. Ini diaaa....

Alvard, alisnya naik mirip orang jepang

Kemudian saya langsung konfirmasi ke kakak saya kenapa alis si Alvard bisa mirip orang jepang kayak gitu. Dan ternyata kakak saya bilang kalau alisnya jadi naik gitu karena pas cukur rambut di Jepang sono. Dan tanpa sepengetahuan kakak saya tau-tau alisnya udah jadi begitu sepulang dari tempat cukur hihihihi. *FYI: kalau orang dewasa biasanya ditanyain alisnya mau ikutan dicukur apa enggak*. Bisa jadi karena Alvard masih kecil, jadi ama tukang cukurnya asal dicukur aja tanpa ditanyain dulu, hehehe.
Nah dari situ ke”kepo”an saya mulai terganggu. Setelah cari di mbah gugel beberapa nama artis Jepang antara lain Takeshi Kaneshiro dan Kenichi Matsuyama (nama ini juga nanya temen dink, hehe), alhasil saya peroleh gambar ini:

Takeshi Kaneshiro (perhatikan alisnya yak)

Kenichi Matsuyama (liat alisnya juga nih)

Nah bagaimana pendapat kalian tentang alis mereka? Tipis di bagian pinggirnya kan?? Dari hasil observasi tersebut saya menyimpulkan kalau wajah orang jepang bisa ditentukan dari bentuk alisnya. Kalau dari gambar dua artis di atas dan disambungin cerita tentang tempat cukur dari kakak saya, alis orang Jepang yang tampak naik memang dibuat seperti itu karena saat cukur rambut biasanya sepaket sama cukur alis hohohoho.
Nah kalo untuk anak kecil jepang mungkin belum terlalu kelihatan kalau alisnya memang sengaja dicukur. Tapi semakin dewasa, alis mata juga ikut tumbuh seiring dengan pertumbuhan tubuh. Jadi orang jepang dewasa yang gak cukur alis/ merapikan alis, pasti alisnya akan kelihatan tipis di bagian pinggirnya seperti contoh foto di atas.
Hal ini apakah berlaku buat cewek juga atau tidak saya belum bisa memastikan, karena dari hasil pencarian mbah gugel untuk artis-artis cewek jepang gak bisa dipastikan, karena rata-rata artis-artisnya pada dandan semua pake pensil alis, jadi gatau deh gimana keadaan alis yang asli :p.
Oke deh, sekian dulu tulisan saya ini. Karena ini murni saya cari tahu sendiri, jadi kalau ada yang salah mohon maaf. Atau ada yang ingin sharing pengalaman, pintu sangat terbuka lebar lhoo :) :D.

Sumber gambar: link ini, ini, ini, dan ini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Brunch Time @Kedai Boba

Kedai makan di Jogja banyak, kedai minuman juga gak kalah banyak! Dari mulai susu, teh susu, ice blended, semuanyaaa ada! Salah satunya KEDAI BOBA, kedai minuman+snack yang saya cobain seusai tes cpns hari minggu lalu. Karena waktu menunjukkan pukul 11-an, belum masuk lunch time, jadi brunch time dulu :).
Tempat ini beralamatkan di Jl. Kapten P. Tendean No.27, Yogyakarta. Gampangnya, dari perempatan wirobrajan terus ke selatan sampai ±200 m, seberang OLIVE. Nah KEDAI BOBA ada di kiri jalan. Tempatnya sih gak terlalu besar, tapi cukup nyaman buat nongkrong. Interiornya juga unik, dari meja-kursi dan tatanan ruangnya, kombinasi antara warna putih dan hijau yang menyegarkan :D.


Akibat tes yang cukup menguras energi ditambah cuaca yang cukup panas, minum  ice blended di KEDAI BOBA emang nyegerin banget. Akhirnya saya pun memesan Boba ice rasa mocca with yellow jelly topping (8k). Karena laper juga, saya pun memesan Chicken bowl (10k) dan french fries with balado flavor (7,5k) :9. Menu yang saya pilih pas banget untuk brunch time :D. Variasi flavor dari ice blended-nya cukup banyak, chocolatte, vanilla latte, mocca, dll. Walaupun variasi snack-nya gak sebanyak variasi flavor ice blended-nya, tapi pilihannya enak-enak lho. Seperti yang saya pesen ada french fries dengan beberapa macam bumbu, rice bowl, dan satu yang menarik perhatian saya yaitu crispy bread (kalo gak salah namanya itu :p), tapi sayang belum sempet nyobain crispy bread-nya. Maybe next time ;). Ini dia penampakannya:
Boba ice mocca with yellow jelly topping
Rice bowl
French fries bumbu balado

Untuk review rasanya nih. Boba ice rasa mocca-nya nyegerin banget, rasa moccanya juga manteb, ditambah yellow jelly-nya tambah oke! Pas banget kayak tagline di cover gelasnya “boba ice freshen up your day” :D :D.
Rice bowl-nya juga gak kalah enaknya, porsinya sih gak terlalu gede, tapi rasanya oke punya, bumbunya kerasa banget, dan yang jelas banyak sayurannya :D. Sedangkan french fries-nya standar sih rasanya dimana-mana hampir sama, yang buat beda ya bumbu baladonya yang gak kalah nikmatnya juga.

Overall, recommended deh menu-menunya ^^b

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menu Makan Siang di Dapur Sambal Cabang Godean

Siang ini emang sengaja pingin makan di luar coz gak sempet makan di rumah. Karena emang perut udah keroncongan sehabis cari-cari tempat tes cpns, sampailah saya dan Ledy ke Dapur Sambal. Dapur Sambal yang kami sambangi adalah cabang Godean, tepatnya ada di jalan Godean km 5, kalo dari arah timur, tempatnya ada di kanan jalan, sebelah Kantor Pegadaian. Kami merupakan pelanggan pertama di sana karena restorannya baru buka (sekitar jam 11.30-an).
Dan langsung aja saya pesen beberapa jenis makanan, antara lain: nila bakar (7k), terong crispy (3,5k), ca kangkung (3,5k), nasi putih (2,5k), sambal goyang lidah (1k). Untuk dessert-nya saya pesen crepes 2 rasa: coklat dan keju (4k). Dan terakhir minumannya adalah es jeruk (3k).
Datanglah beberapa makanan utama yang telah dipesan:
Nila bakar
Terong crispy
Ca kangkung
Sambal goyang lidah

Overall rasanya enak, apalagi terong crispynya MANTEB!! Kalau sambal goyang lidah menurut saya sepertisambal bawang mentah yang ditambah daun jeruk gitu, pedesnya nonjok banget (nyampe malem berasa pedesnya :O). Kalau es jeruknya standar sih yaa seger cuma sayang kurang manis dikit.
Setelah semua makanan utama habis, barulah crepes-nya datang. Ini dia penampakan si crepes kriuk-kriuk dua rasa (coklat dan keju):

Crepes rasa coklat & keju

Alhamdulillahhh.. semuanya enak, semuanya pas di kantong, juga pas di mulut hehehehe ^^b.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MYTEA: Minuman Teh Oolong yang Bisa Bikin Makan Enak terus


Wah,, Bulan September postingan dimana-mana kosong (postingan temen, postingan saya sendiri) kayaknya lagi pada sibuk persiapan tes cpns deh hehehe. Yasudah, mumpung Bulan September belum habis, kali ini saya ingin mereview salah satu produk minuman yang iklannya sudah sering muncul di TV. Kalau tahu iklannya, pasti ada obrolan kayak gini:

Sumber: link ini 
Vino                            : Emang lo bisa apa?
Pucuk Daun teh          : Gua bisa bikin lo makan enak terus

Yuhuuu...produk minuman ini adalah MYTEA, merupakan minuman kemasan ready to drink yang terbuat dari teh Oolong (baca: ulong). Nah, apa sih sebenarnya teh Oolong sendiri? Teh Oolong merupakan teh semi fermentasi yang berbasic dari black tea (black tea merupakan teh fermentasi yang mengacu pada reaksi oksidasi, bukan aktivitas mikrobia). Secara garis besar proses pembuatan teh Oolong dapat dilihat di bawah ini:


Tahapan pemeraman pada proses pengolahan teh Oolong di atas membuat teh Oolong memiliki kandungan antioksidan (polyphenol) yang sangat tinggi. Polyphenol adalah kandungan penting yang sangat mempengaruhi aroma Oolong yang unik dan juga manfaat yang tinggi untuk kesehatan maupun kecantikan, khususnya masalah obesitas. Nah dari penjelasan ini kita jadi tahu maksud pembicaraan antara Vino dan Si pucuk daun teh di atas.
Saat iklan ini muncul pun saya jadi tertarik ingin mencoba rasanya. Dan setelah saya minum, ternyata rasanya tidak jauh berbeda dengan green tea. Masih cocok di lidah saya :). Sebotol MYTEA berisi 450 ml saya beli seharga 4900 rupiah*. Harga yang cukup murah untuk manfaat yang besar. Selamat mencoba :D :D.
Setelah dibuka sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin dan langsung diminum pada hari yang sama

Sumber : materi kuliah kopi, teh, dan kakao; serta link ini

*harga tiap tempat belum tentu sama

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...