Powered by Blogger.
RSS
Container Icon

TTS: Teka-Teki Silang


Sumber: http://pendidikananakusiadini2.blogspot.com 
Siang yang cerah, seusai menyetrika beberapa pakaian, saya dan Distya pergi ke toko buku Toga Mas yang belum lama di buka. Yak, tepatnya di daerah Jalan Yos Sudarso, dekat dengan Perpus Kota (Seberang Omah Mode). Pertama kali masuk, rak buku yang membuat saya tertarik adalah bagian ‘resep kue dan aneka masakan’, serta all about kebaya, hehe. Nah, yang tidak kalah menariknya adalah saat saya membaca buku berjudul “TTS HARIAN KOMPAS”. Mengapa saya bilang menarik? Pertama karena saya pernah membaca artikel bahwa untuk menjaga otak untuk dapat tetap aktif berpikir adalah dengan mengisi TTS. Dengan mengisi TTS kita dituntut untuk mengingat-ingat sekaligus berpikir mencari jawaban TTS tersebut. Selain itu dengan berhasil mengisi TTS merupakan suatu kepuasan tersendiri bagi sebagian orang. Dan hal kedua yang membuat saya tertarik saat pertama kali membaca judul buku ini adalah karena eyang saya gemar sekali mengisi TTS yang ada di Koran KR atau Kedaulatan Rakyat, jadinya saya ingin ikut-ikutan mengisi TTS supaya otak saya tidak buntu hehe. Lha wong eyang saya yang sudah sepuh saja masih aktif mengisi TTS, masa’ saya yang masih muda belia begini kalah sama eyang saya to? Hehehe. 

Nah, mumpung di display-nya ada contoh buku yang tidak diplastik, langsung deh saya baca. Jelas tentu saja buku tersebut berisi TTS kosong yang harus diisi. Ada sekitar 80-an TTS kalau tidak salah *wow, puas dah tu ngisi TTS gak abis-abis :D*. Dari buku tersebut saya juga baru tau apabila kita mengirim jawaban TTS ke suatu media cetak (di buku ini yang dibahas adalah koran Kompas), untuk pertama kali/ awalnya kebenaran jawaban kita ternyata tidak dicek, melainkan langsung dilakukan pengundian. Nah, baru setelah diundi, diceklah kebenaran jawaban kita itu tadi. Dan lagi, jawaban TTS yang kita kirim itu tidak harus 100% benar semua untuk dinobatkan sebagai pemenang lhoo, maksimal 3 jawaban salah ternyata masih bisa ditoleransi (hmm..saya juga baru tau ini). Hmm, setelah sekilas membaca buku ini, saya jadi tertarik untuk membelinya, hmmm tapi sayang untuk mengeluarkan uang sebesar Rp 50.000 di akhir bulan seperti ini T__T, sedih banget rasanya *lebay*. Tapi kesedihan saya tergantikan karena saya bisa beli komik Detective Conan #69,, asik –asik gak jadi sedih deh :D :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Paris van Java #day 1


      Sekitar pukul 11 lebih kami tiba di Kota Kembang alias Paris-nya Indonesia atau lebih sering dibilang Paris van Java :D. Hmm..kalau dipikir-pikir, sudah lamaaa sekali saya tidak “mampir” ke kota ini, terakhir kali sepertinya ketika saya masih TK. 

      Memang sudah direncanakan dari beberapa minggu yang lalu, seminggu setelah saya ujian pendadaran, saya dan Ibu saya berencana pergi ke Jakarta untuk  menemani kakak ipar dan keponakan saya sekaligus untuk berlibur hehehe. Yak lanjut. Alhamdulillah, rasanya puas bisa jalan-jalan di saat kepala sedang pusing memikirkan revisian yang belum kelar dan pikiran-pikiran lain yang mengganggu :D.

      Setiba di Bandung, kami langsung check in di Anggrek Shopping Hotel di daerah Riau. Hotelnya cukup bagus dan yang membuat senang adalah hotel tersebut dekat dengan daerah factory outlet dan mal-mal, bahkan hotel tersebut gabung dengan mal jadi kalau mau shopping tinggal “terjun” aja ke bawah. Sebagai cewek yang cukup doyan shopping, tempat ini bisa dibilang “surga belanja” buat saya, dan pastinya para gadis-gadis dan wanita-wanita lain juga berpikiran sama dengan saya, hehehe.  Setelah meletakkan barang-barang di kamar dan melihat keadaan sekitar dari atas balkon hotel, akhirnya kami pun pergi untuk jalan-jalan. Banyak hal baru yang saya lihat dan amati di kota ini *maklum baru pertama kali setelah sekian lama tidak datang ke Bandung*.
1.    Dari makanannya. Sebelum pergi jalan-jalan, kami makan siang terlebih dahulu. “Mie Kocok”, itulah makanan yang kami pesan. Jujur baru pertama kali ini saya makan makanan ini. Dari namanya saja sudah unik, sehingga menggelitik mata saya untuk melihat proses pembuatannya. Yak, yang ada di pikiran saya adalah dari namanya: ”mie kocok” bisa dipastikan bahwa makanan tersebut dibuat dengan cara dikocok, yah semacam membuat milkshake gitu. Eits, tapi ternyata tidak seperti yang ada di bayangan saya. Dari proses yang saya lihat, tidak ada tuh proses “kocok-mengocok” :p. Nama mie kocok menurut  http://vtriiajeee.wordpress.com/2012/10/09/mie-kocok-bandung/ kemungkinan dari proses memasaknya, yaitu: Mie yang masih mentah, direbus ke dalam wadah yang besar. lalu, mie tadi diangkat memakai sejenis gayung panjang yang berlubang untuk jalan keluar air. Selama proses pengangkatan, mie tadi dikocok-kocok supaya matangnya merata dan lebih bersih, proses tersebut dilakukan berkali-kali. Nah, mungkin itu dia kenapa disebut mie kocok. Nah, tapi yang saya lihat tidak persis sama seperti ini sih.. atau kemungkinan saya saja yang tidak terlalu memperhatikan hehehe.

Mie kocok bandung: mie, bakso, tauge, kikil :9

2.   Seusai bersantap siang, akhirnya kami langsung lanjut untuk jalan-jalan. Benar seperti yang saya katakan sebelumnya, “surga belanja” ada di sini, tengok kanan-kiri isinya factory outlet semua :D :D. Tapi ya untuk mahasiswa seperti saya (anyway status saya masih mahasiswa lho *gembiraaaa* :P), kalau belanja di sini bisa bikin kantong jebol, karena harganya yang cukup WOW, ya walaupun tidak semua juga yang harganya WOW hehehe. Yang penting cuci mata juga sudah puas kok :D. Hal kedua yang saya amati di sini adalah hampir di setiap FO terdapat tempat makan atau kefenya, jadi mungkin bagi para shopping lovers yang sudah lelah berbelanja sana-sini, bisa langsung mengisi tenaga untuk lanjut belanja lagi hehe.

Kafe di dalam salah satu factory outlet
Nampang di salah satu factory outlet
Yah, untuk hari pertama di Bandung cukup menarik dan menyenangkanlah. Can’t wait for tomorrow :D. Siapkan tenaga untuk jalan-jalan besok :D   

Melihat keadaan sekitar kota dari beranda hotel
Kota Bandung diguyur hujan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Geje di Malam 1 Suro

Pertama....
Kedua....
Bahkan ketiga....
Sudah hampir ketiga kalinya aku terjatuh
Terjatuh dalam ketidakpstian darimu
Bingung, resah, galau, dan gelisah
Tak tahu harus berkata atau berbuat apa
Ingin sekali rasanya lepas dari semua ini
Lepas dari semua ketidakpastian darimu
Tapi apalah daya antara hati dan pikir tidak bisa saling berkompromi
Lantas, apakah akan terus begini adanya ataukah aku harus berhenti?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...