Powered by Blogger.
RSS
Container Icon

#Curcol Tema Keluarga :)

Bismillahirrohmanirrohiim...

Hallo 2018, gak kerasa udah satu tahun lebih blog saya beegreeny.blogspot.com kosong tiada tulisan sama sekali L. (Kenapa sih emangnya? Sibuk banget ya mbak?). Hmm...gimana ya jelasinnya..mungkin karena kecenderungan dan kepentingannya udah beda..hehehe. Untuk beberapa persoalan sebenarnya ada hal-hal yang tidak butuh alasan kenapa hal tersebut tidak dilakukan, termasuk ngeblog ini L. Sedih iya, karena menulis alias ngeblog adalah salah satu hobi atau passion saya (ya walaupun isinya kebanyakan curhat sih :p), tapi mau bagaimana lagi J. Well, sampai akhirnya kapan hari saya DM-an via Instagram sama Agung dan akhirnya kami janjian buat nulis lagi minimal 1 tulisan dengan tema yang telah ditentukan masing-masing orang tiap minggunya. Dan tujuannya agar kami bisa terus keep writting. Semoga saja kegiatan ini bisa terus berjalan seiring dengan terbitnya tulisan-tulisan positif yang bermanfaat. Aamiin. Oke, untuk tema tulisan yang pertama setalah lama vakum adalah #keluarga. Let’s check these out ;).

Bicara soal tema keluarga, hmm...saya merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertama saya perempuan, sedangkan kakak kedua saya pria. Kalau dalam istilah Jawa susunan anak wedhok-lanang-wedhok atau perempuan-laki-perempuan adalah “Pancuran Kapit Sendang” atau pancuran yang diapit oleh kolam di pegunungan yang airnya berasal dari mata air yang ada di dalamnya (arti nyontek mbah gugel :p). Lalu apakah maknanya? Saya juga tidak paham karena saya tau istilah ini ketika belajar pelajaran Basa Jawa waktu SD :D.

Saya yang bungsu lalu menikah dengan suami saya sekarang yang merupakan anak pertama alias anak sulung dari tiga bersaudara. Katanya sih..kalau anak sulung cocoknya memang sama anak bungsu karena ada salah satu yang ngemong dan gak manja keduanya, hihi, menurut saya mitos sih itu. Sebenarnya mau pasangannya anak sulung, sama-sama anak bungsu, atau anak tunggal sekalipun, kembali lagi ke pribadi masing-masing, bagaimana kita berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan pribadi dan keluarga kita sih. Karena ketika kita tidak hidup sendiri lagi (tidak hidup dengan orang tua kita lagi alias ketika kita sudah menikah), bukan lagi hanya satu hati/satu pikiran saja yang harus kita urus dan kita jaga, tapi dua hati (juga dua pemikiran) untuk menjadi satu kesatuan J.  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...