Powered by Blogger.
RSS
Container Icon

Keseruan Rafting @ Songa


Akhirnya setelah sempat tertunda beberapa kali, sampai sempat keduluan One Day Trip to Gili Labak, rencana rafting pun terlaksana jugaaaa :D :D, Alhamdulillaahh J . Personil yang ikut pun beda dari rencana semula yang awalnya bareng temen-temen satu angkatan masuk kerja, tapi kini perginya bareng temen-temen satu Kompartemen Riset yaitu Eva, Uus, Uut, Gunar, Mas Ricky, ditambah Brian.
      Rencana rafting fix diputuskan ke SONGA di daerah Probolinggo. Setelah mencari berbagai info dari internet dan tanya-tanya tentang paket rafting yang paling kece, akhirnya diputuskanlah, kami memilih paket “Songa  Beautiful Trip (Songa Atas)”. Sebenarnya ada beberapa macam paket rafting antara lain:
  • Songa Incredible Trip (Songa Bawah)
  • Songa Fantastic Trip (Songa Tengah)
  • Songa Beautiful Trip (Songa Atas)
  • Songa Extreme Trip (Atas-Tengah, 17 km)
  • Songa Expedition Trip (Songa Atas-Bawah, 29 km)

   Untuk info lebih lanjut, bisa langsung dilihat ke webnya aja deh ya. Ini nih: www.songarafting.com biar gak dikira promosi hihihihi.
    Kenapa dipilih paket “Songa Atas”? Awalnya waktu konsultasi sama mas bagian marketingnya, untuk kami yang sebagian besar baru pertama kali rafting, sebaiknya mencoba “Songa Bawah” dulu , lagipula harganya juga yang paling murah :p. Tapi kata si Gunar, mendingan langsung “Songa Atas” aja yang view-nya katanya lebih oke, lagipula arusnya juga paling gak terlalu deras. Jadilah diputuskan memilih paket “Songa  Beautiful Trip (Songa Atas)” seharga IDR 230.000 / orang (udah termasuk diskonan dari masnya ;)).
         Yak, karena belum ada yang punya mobil pribadi, jadi untuk transportasinya kami menyewa mobil. (Semoga bisa segera beli mobil ya Allah biar bisa jalan-jalan pake mobil sendiri, Aaamiinn,,hehehe ^,^). Kami berangkat dari Gresik pukul 6 pagi, lalu mampir sarapan di daerah Bangil makan NASI PUNEL. Katanya sih makanan khas daerah situ. Kenapa dinamakan Nasi Punel? Ya karena emang nasinya punel alias ‘agak lembek’. Lauknya kita bisa memilih sendiri mau pake paru, ayam, jeroan, dll. Saya sih lauknya pake paru ajah :D. Satu porsi nasi punel seharga 18k, rasanya lumayanlah buat mengisi perut. Ini nih penampakan NASI PUNEL:
    
Nasi Punel komplit dengan lauk paru goreng, yummiyy :9
 Setelah selesai sarapan, perjalanan terus dilanjutkan. Dan akhirnya kami sampai di tempat tujuan pukul 09.30. Setelah mengonfirmasi nama saya sebagai pemesan paket rafting-briefing dari pihak Songa-pemakaian peralatan rafting (life vest, helm, & dayung), kami langsung diangkut menggunakan mobil pickup menuju sungai tempat rafting. Karena satu perahu hanya cukup untuk maksimal 6 orang ditambah 1 orang guide, sedangkan kami ada bertujuh, akhirnya perahu kami dibagi menjadi dua. Di perahu pertama ada Saya, Uus, Gunar, dan Mas Ricky. Sedangkan di perahu kedua ada Eva, Uut, dan Brian.
Beberapa aturan dan tanda-tanda selama rafting dijelaskan cukup jelas oleh mas guide, berdoa, kemudian berangkat. Untuk awal-awal masih biasa, arusnya tidak deras dan hanya sedikit guncangan. Pertama jujur terasa flat saja. Sampai akhirnya arus mulai agak deras dan melewati beberapa batuan besar, adrenalin mulai sedikit terpacu dan teriakan mulai terdengar kemana-mana. Keseruan semakin bertambah ketika kami melewati bawah air terjun dan kami harus terkena derasnya terpaan air terjun yang langsung mengenai wajah kami. Uwaahhh,,,antara kesel tapi mengasyikan. Yang bikin bete cuma satu, air terjun tersebut sudah terkontaminasi oleh “guano” alias kotoran kelelawar yang banyak bertengger di pinggiran sekitaran air terjun. Baunya itu lhooo....ngganggu :<.. Kemudian, di satu spot yang bisa dibilang mungkin ‘top spot’nya, kami langsung diberitahu untuk siap-siap difoto ‘semi candid’ (kalo saya sih nyengir terus, jadi setiap foto yang keambil selalu ngliat kamera dengan pose kece :P). Ini beberapa foto kami:





Puncaknya adalah saat itu musim hujan dan kami sempat terkena hujan yang lumayan deras. Tapi justru dengan adanya hujan tersebut semakin menambah keseruan rafting kami :D. Perjalanan rafting yang kurang lebih memakan waktu dua jam, berasa sangat tidak ada apa-apanya karena kami merasa sangat kurang dan pengen lagi, hahahaha. Seriusan, pengalaman rafting pertama kali saya sangat memuaskan dan gak cukup sekali :P. Kapan-kapan bolehlah rafting lagi di tempat yang berbeda :D :D. Setelah puas basah-basahan, lalu bersih-bersih diri, makan siang yang sudah termasuk paketan rafting, kami pun pulang dengan hati senang :D :D :D.
Beberapa tips:
  •    Bawa camilan yang banyak supaya gak kelaparan selama perjalanan
  • Sebaiknya pakai sandal gunung supaya tidak licin (saya pakai sandal jepit aja jadinya agak useless karena ujung-ujungnya disuruh nyeker karena takut keplesetรจ cus langsung beli sandal gunung :p)
  • Pakai sunblock biar gak gosong :D
  •  Happy Traveling ***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...